Bahtsul Masail Diniyah


Edit

Haram mengayakan?

Banyak orang mendapat harta dengan cara haram menjadi kaya raya. Banyak juga orang yang ahli maksiat justru sehat wal afiat dan tenang hatinya. Sementara bila kita tanyakan hal itu kepada para ulama, selalu dijawab bahwa ia enak hanya di dunia sedang di akhirat ia akan disiksa.

Pertanyaan:

  1. Adakah jawaban selain di atas dan bisa diterima logika semua kalangan?
  2. Adakah alasan atau landasan nashnya, sehingga bisa memantapkan hati dan tidak ragu-ragu?

Jawab:

  1. Kalau seseorang itu bisa kaya melalui jalan haram maka mustahil seseorang itu bisa tenang hatinya dan dia tidak akan mungkin dapat beribadah dengan baik. Kalau dia sehat mungkin saja karena sehat itu terkait dengan kondisi fisik tetapi kalau afiat maka hal itu tidak mungkin karena terkait dengan ketenangan hati. Kalaupun dia bisa beribadah secara fisik, maka salatnya itu salat jasmani saja. Dan yang terpenting harta yang haram ini akan selalu mengajak untuk selalu maksiat dan berbuat curang. Anda dapat menganalogikan perbedaan kondisi sebuah mesin yang digerakkan oleh bahan bakar yang baik dengan yang digerakkan oleh bahan bakar yang jelek.

    Dasar Pengambilan:

    إحْيَاء علُوم الدين جز 2 ص 92

    مَنْ أَكَلَ الحَرَامَ عَصَتْ جَوَارِحُهُ شَاءَ أَمْ أَبَى عَلِمَ أَو لَمْ يَعْلَمْ وَمَنْ كَانَتْ طُعْمَتُهُ حَلاَلاً أَطَاعَتْهُ جَوَارِحُهُ وَوُفِّقَتْ لِلْخَيْرَاتِ.

    Barangsiapa makan harta yang haram, maka tubuhnya akan maksiat suka atau tidak suka, tahu atau tidak tahu. Dan barang siapa yang makanannya halal maka tubuhnya akan membuatnya selalu taat dan tubuhnya tersebut akan dibantu Allah untuk menjalankan perbuatan-perbuatan yang baik.

    إحْيَاء علُوم الدين جز 2 ص 90

    قَالَ صَلَى اللهُ عَلَيه وَسَلَّم كُلُّ لَحْمٍ نَبَتَ مِنْ حَرَامٍ فَالنَّارُ أَولَى بِهِ

    Nabi Muhammad SAW bersabda: setiap daging yang timbul dari harta yang haram maka neraka lebih utama baginya.



Dikelola oleh Nun Media