Bahtsul Masail Diniyah


Tidak sempat shalat maghrib

Khususnya di kecamatan Jenu, kab. Tuban, murid-murid dari MTs/MA bagian putri keluar (pulang dari sekolah) sore hari, jam 17.30 setiap hari. Sampai waktu shalat isyak, banyak di antara mereka yang masih menunggu mobil penumpang umum di pinggir jalan tanpa melakukan shalat maghrib karena tidak sempat dan tidak ada waktu untuk melakukan shalat maghrib.

  1. Apakah shalat maghrib dari murid-murid ini dapat dijama'?
  2. Bagaimana hukum jual beli secara kridit? Misalnya si A menjual sesuatu barang yang apabila dibeli secara kontan harganya Rp. 10.000,- dan kalau dibeli dengan angsuran/cicilan harganya Rp. 12.500,-

Jawaban:

Sholat tersebut tidak boleh dijamak, karena kejadian yang dilakukan oleh anak-anak sekolah itu tidak termasuk dalam syarat diperbolehkannya menjamak sholat.

Dasar pengambilan:

الفقه الإسلامي وادلته الجزء الثاني -صحيفة: 251
إِتَّفَقَ الْمُجِيْزُوْنَ الْجَمْعَ تَقْدِيْمًا وَتأْخِيْرًا عَلَى جَوَازِهِ فِى أَحْوَالٍ ثَلاَثَةٍ وَهِيَ السَّفَرُ وَالْمَطَرُ وَنَحْوُهُ مِنَ الثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَالْجَمْعُ بِعَرَفَةَ وَمُزْدَلِفَةَ. وَاخْتَلَفُوُا فِيْمَا سِوَاهَا، وَفِيْ شُرُوْطِ صِحَّةِ الْجَمْعِ.

Para ulama' telah bersepakat bahwa kebolehan menjamak sholat, baik jama' taqdim maupun jamak ta'khir itu disebabkan tiga hal, yaitu: karena bepergian, hujan dan yang sejenisnya seperti berada di tempat yang bersalju dan hawa yang sangat dingin, d an menjamak ketika berada di tanah Arofah dan menginap di Muzdalifah. Kemudian mereka berbeda pendapat pada hal-hal selain di atas dan mengenai syarat sah dalam menjamak sholat.

Menjual barang dengan dua macam harga jika dilakukan dengan satu aqad, hukumnya tidak boleh. Tetapi jika dilakukan dengan aqad yang terpisah, hukumnya boleh.

Dasar pengambilan:

1. تحفة المحتاج بهامش الشروانى الجزء الرابع - صحيفة: 293
وَعَنْ بَيْعَتَيْنِ، رَوَاهُ التِّرْمِذِىُّ وَصَحَّحَهُ بأن أَىٍّكَأَنْ يَقُوْلَ: بِعْتُكَ بِأَلْفٍ نَقْدًا وَأَلْفَيْنِ إِلَى سَنَةٍ فَخُذْ بِأَيِّهِمَا شِئْتَ أَنْتَ وَأَنَا أَوْ شَاءَ فُلاَنٌ لِلْجُهَالَةِ بِخِلاَفِهِ بِأَلْفٍ نَقْدًا وَبِأَلْفَيْنِ لِسَنَةٍ وَبِخِلاَفِهِ بِأَلْفٍ وَنِصْفِهِ.
2. فتح الوهّاب الجزء الاول -صحيفة: 165
(وَ) عَنْ (بَيْعَتَيْنِ) رَوَاهُ التِّرْمِذِىُّ وَغَيْرُهُ وَقَالَ حَسَنٌ صَحِيْحٌ (كَبِعْتُكَ) هذَا (بِأَلْفٍ نَقْدًا وَبِأَلْفَيْنِ لِسَنَةٍ) فَخُذْ هَا بِأَيِّهِمَا شِئْتَ أَوْ شَاءَ وَعَدَمُ الصِّحَّةِفِيْهِ لِلْجَهْل بِالْعِوَضِ.