Kolom Gus


Kesederhanaan Syeikh Yasin al Fadani

Syeikh Yasin al Fadani bersama TGH Syeikh Zainuddin bin Abdul Majid

Kesederhanaan adalah salah satu perilaku Rasulullah. karenanya tidak sedikit ulama para pewaris Nabi mencontohnya. Salah satu diantaranya adalah Syeikh Yasin al Fadani. Ulama ahli hadits terkemuka asal Indonesia yang bermukim di tanah Haram. Saat sesi "dahar" bakda ngaji Ahad Pagi, Habib Husein Ibn Alwi Bin Agil ditanya dr. Budi Santoso yg menyertai kami makan bersama,

"Siapakah Syeikh Yasin Al Fadani?"

Habib berkata,

"Beliau termasuk guru dari guru saya Abuya Sayid Muhammad Alwy AlMaliki, juga termasuk guru saya. Orang alim, muhaddits yang sederhana tidak memikirkan penampilan dan penggemar berat rokok sisha."

Habib bercerita kesederhanaan beliau. Syeikh Yasin kesehariannya suka memakai kaos oblong dan kalau berpeci pecinya miring miring tidak karuan. Suatu hari karena kealimannya di bidang hadits, beliau didatangi ulama al Azhar Mesir. Sesampainya di kediaman beliau, para ulama Jamiah Al Azhar yang datang dengan pakaian kebesarannya itu bertanya kepada seorang tua berkaos oblong yg sedang menikmati sissa,

"Di manakah Syeikh Yasin berada?"

Orang tua itu berkata

"Di atas."

Sambil menunjuk lantai atas rumahnya dengan pandangan tak peduli. Sesampai di lantai atas yang ditemui hanyalah seseorang yang sedang menyapu. Ulama Mesir yang memang baru mengenal Syeikh Yasin dari karyanya dan belum mengenal wajahnya itu kemudian bertanya kembali pada tukang sapu itu,

"Di manakah Seikh Yasin berada?"

Tukang sapu itu balik bertanya,

"Lho, tadi di lantai bawah bertemu siapa?"

Salah satu dari ulama itu menjawab,

"Seorang tua berkaos oblong yg sedang menikmati (rokok) sisha."

Tukang sapu itu tersenyum dan berkata,

"Beliau itu orang yang anda cari, beliau Syeikh Yasin al Fadani."

Rombongan ulama al Azhar itu melongo, takjub pada kesederhanaan ulama nusantara itu. (au kama qaala habib husein)