PPSSNH Nurul Huda

Haul Almaghfurlah KH Achmad Masduqi Machfudh dan Nyai Hj. Chasinah Chamzawi

Haul ke-6 KH. Achmad Masduqi Machfudh dan Haul ke-5 Nyai Chasinah Chamzawi akan dilaksanakan pada

Hari, tanggal

Ahad, 8 Desember 2019

Waktu

07.00 WIB

Tempat

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda
Jl. Kol Soegiono Gang 3B No. 103 Mergosono

View Larger Map

Yayasan Kyai Masduqi


Ngaji Bareng Kitab al-Hikam Bersama KH. M. Wafi' Maimoen Zubair

Alumni Santri Sarang se-Malang Raya (ASSAS) dan PP Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda Mergosono mengundang Anda untuk hadir dalam pengajian umum

Ngaji Bareng Kitab al-Hikam

Bersama KH. Muhammad Wafi' Maimoen Zubair (Pengasuh PP Al Anwar Sarang, Rembang)

Waktu

  • Hari, Tanggal: Ahad, 22 September 2019
  • Waktu: Ba'da Dhuhur 12.00 - 15.00 WIB

Tempat

PP Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda Mergosono Malang
Jl. Kol. Soegiono Gang 3B No. 103, Malang 65134

Catatan

  • Terbuka untuk umum
  • Direncanakan khatam dalam waktu 3 jam
  • Kitab bisa didapatkan saat acara

Pesantren Cilik Ramadlan 1440H

 

Pesantren Ramadlan PPSS Nurul Huda Mergosono 2019/1440H

Santri Cilik

Pendaftaran

6 - 25 Mei 2019

Pelaksanaan

26 - 30 Mei 2019

Infaq

Rp 110.000

Selengkapnya ...


Wanita-wanita Hebat Era Kenabian

Muslimah

Aisyah binti Abi Bakr

Perempuan muda yang merupakan istri kinasih Rasulullah ini sangat aktif belajar. Kedekatannya dengan suaimnya yang agung dan rumahnya yang berada persis di samping masjid membuatnya berkesempatan untuk belajar dengan sangat baik. Imam Hakim mengatakan, seperempat hukum-hukum syariat dinukil dari Sayyidah Aisyah. Pembesar-pembesar sahabat bahkan banyak merujuk kepadanya.

Selengkapnya ...


Meletakkan Jabatan Karena Salah Sangka

Hasil gambar untuk kartun meletakkan jabatan

Seseorang melaporkan kepada Khalifah Makmun Ibn Harun Al Rasyid bahwa Imam Musa al Ridla Ibn Ja'far Shadiq Ibn Hasan Ibn Ali Ibn Abi Thalib masih menerima zakat dan shadaqah meski sudah mendapat santunan bagi Ahl al Bait dari Negara.

Khalifah Makmun Ibn Harun Al Rasyid kemudian datang ke Imam Musa al Ridla untuk menyelesaikan masalah ini.

Selengkapnya ...


KH. Masduqi Machfudh: Refleksi Ramadlan

Dalam Nasaih al Ibad, makalah ke-16 menyitir sebuah pernyataan:

"Sesungguhnya syahwat itu dapat membuat para raja menjadi para budak, karena sesungguhnya barangsiapa yang mencintai sesuatu, maka dia adalah budak dari sesuatu tersebut. Dan sabar itu dapat membuat para budak menjadi raja-raja, karena budak itu dengan kesabarannya dia akan dapat memperoleh apa yang dia inginkan".

Selengkapnya ...


Kesabaran Bukan Hanya Berarti Kesabaran

Ingatan saya kembali ketika saya masih SMP. Abah membuat tangga tali untuk turun ke sumur memperbaiki pompa air atau untuk keperluan lainnya. Sengaja untuk niat sambil beramal, Abah sering meminjamkannya kepada para tetangga yang memerlukannya.

Selengkapnya ...


Kajian Ramadlan: Kitab Risalah Ahlis Sunnah Wal Jama'ah Karya KH Hasyim Asy'ari

Setelah kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’allim karya Hadratusy Syekh Muhammad Hasyim Asy’ari dikhatamkan pada tanggal 23 Juni 2016, maka kajian Ramadlan berikutnya mengkaji kitab Risalah Ahlissunnah Wal Jama’ah yang juga disusun oleh Hadratusy Syekh. Waktu kajian masih tetap ba’da tarawih dan akan dimulai tanggal 24 Juni 2016. 

Unduh kitab di sini.

Pengajian kitab Risalah Ahlissunnah karya pendiri Nahdlatul Ulama tersebut juga tersedia streaming pada http://nurulhuda.listen2myradio.com/ 

Semoga barokah dan manfaat.


Kajian Ramadhan: Kutipan Kitab Adaabul Alim Wal Muta'alim Karya Hadratusy Syekh Hasyim Asy'ari (3)

Seorang pencari ilmu harus bisa memilih seorang guru dan ketika sudah bersama guru harus beretika yang baik.

Bukan berarti membeda-bedakanguru, karena semua guru berhak untuk diambil ilmunya. Tetapi memilih guru untuk belajar yang fokus adalah kunci kesuksesan mencari ilmu, sedangkan etika adalah kunci mendapatkan keberkahan guru, kemanfaatan ilmu, dan keridhaan Allah.

Selengkapnya ...


Kajian Ramadhan: Kutipan Kitab Adaabul Alim wal Muta'alim Karya Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari (2)

Rasulullah bersabda:

من غدا إلى المسجد لا يريد إلا أن يتعلم خيرا أو يعلمه كان له كاجر حج تام

"Barang siapa yang berangkat pergi di pagi hari untuk kemasjid, sementara dia tidak menghendaki sesuatu kecuali untuk mempelajari kebaikan atau untuk mengajarkan kebaikan, maka berhak memperoleh pahala seperti pahalanya orang yang melakukan ibadah haji secara sempurna".

Selengkapnya ...


Kajian Ramadhan: Kutipan Kitab Adaabul Alim wal Muta'alim Karya Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari (1)

Diriwayatkan dari siti ‘Aisyah r.a. dari Rasululloah SAW beliau bersabda,

"Hak anak yang wajib atas orang tuanya adalah memberikan anaknya nama-nama yang bagus, memberikan air susu (menyusui) yang bagus kepada anaknya, dan memberikan didikan budi pekerti yang baik kepada anaknya”.

Selengkapnya ...


Berlomba-lombalah Dalam Kebaikan

وَلِكُلٍّۢ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٟتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا۟ يَأْتِ بِكُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ ﴿١٤٨﴾
"Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Al Baqarah: 148)

Dalam ayat ini Allah memerintahkan fastabiqul khahiraat (bersegeralah dalam berbuat baik). Imam An Nawawi dalam kitabnya Riyadhush shalihiin meletakkan bab khusus dengan judul:

بَابُ الْمُبَادَرَهْ إِلَى الْخَيْرَاتِ وَحَثُّ مَنْ تَوَجَّهَا لِخَيْرٍ عَلَى الْإِقْبَالِ عَلَيْهِ بِالْجِدِّ مِنْ غَيْرِ تَرَدُّدِ
Bab bersegera dalam melakukan kebaikan, dan dorongan bagi orang-orang yang ingin berbuat baik agar segera melakukannya dengan penuh kesungguhan tanpa ragu sedikitpun).

Lalu ayat yang pertama kali disebutkan sebagai dalil adalah ayat di atas. Perhatikan betapa Imam An Nawawi telah memahami ayat tersebut sebegai berikut.

Selengkapnya ...


Perlunya Mujahada disamping Jihad dan Ijtihad dalam Masyarakat

Kata mujahadah tidak lebih populer daripada kata jihad atau ijtihad. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa ijtihad lebih utama daripada jihad. Rasulullah SAW bersabda,

"Goresan tinta para ulama lebih utama daripada tumpahan darah para syuhada."

Selengkapnya ...


Adab Bersedekah

Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan primer, Islam telah mewajibkan setiap muslim untuk berusaha dan bekerja semaksimal mungkin agar dapat memenuhi kebutuhan pokok yang menjadi tanggungannya.

Selengkapnya ...


Kegiatan Ramadlan

Waktu
Keterangan
2.30 WIB
Qiyamu Ramadlan (witir)
4.00 WIB
Shalat shubuh berjamaah
5.00 WIB
Kajian Ramadlan ba'da shubuh
7.00 WIB
Kajian Ramadlan II ba'da shubuh
9.00 WIB
Kajian Ramadlan III
12.30 WIB
Shalat dhuhur berjamaah
13.30 WIB
Kajian Ramadlan ba'da dhuhur
16.00 WIB
Shalat ashar berjamaah
16.30 WIB
Kajian Ramadlan ba'da ashar
18.00 WIB
Shalat maghrib berjamaah
19.30 WIB
Shalat Isya' berjamaah dan tarawih
21.00 WIB
Kajian Ramadlan ba'da tarawih

Aktivitas Santri

Aktivitas santri PPSSNH terdiri dari:

Selengkapnya ...


Pesantren Ramadlan 1440H: Meraih Kesucian Hati di Bulan yang Suci dengan Semangat Mengaji dan Mengkaji

 

Pesantren Ramadlan PPSS Nurul Huda Mergosono 2019/1440H

Meraih Kesucian Hati di Bulan yang Suci dengan Semangat Mengaji dan Mengkaji

Santri Kilat

Untuk umum

Infaq

Rp 100.000

Pendaftaran

22 April - 6 Mei 2019

Pelaksanaan

6 - 25 Mei 2019

Fasilitas

  1. Asrama
  2. Kegiatan Pengajian Rutin
  3. Perpustakaan
  4. Souvenir
  5. Sertifikat
  6. Pos Kesehatan Pesantren

Kontak

Pendaftaran langsung datang ke:

Sekretariat PPSS Nurul Huda
Jl. Kolonel Soegiono No. 103 Gang 3B Mergosono Malang

  1. Endang: +62-856-9265-2430
  2. Said: +62-856-326-3141

Haflah Akhirissanah dan Pengajian Umum 2019/1440

Selengkapnya ...


Biografi KH. Drs. Achmad Masduqie Machfudh

KH. Drs. Achmad Masduqie Machfudh dilahirkan di desa Saripan (Syarifan), Jepara, Jawa Tengah pada 1 Juli 1935. Di desa tersebut, terdapat sebuah makam kuno yang banyak dikenal orang dengan makam "Mbah Jenggolo". Alkisah, berkat karomah dari Mbah Jenggolo ini, dulu ketika baru ada radio, siapa saja yang membawa ke desa ini pasti gila. Penyakit gila ini baru akan sembuh kalau alat elektronik dikeluarkan dari Saripan. Keadaan seperti ini masih bisa ditemui semasa Kyai Masduqie masih kecil. Namun perlahan-perlahan seiring dengan perubahan zaman, karomah ini berangsur surut hingga hilang sama sekali. Melihat lingkungannya yang seperti itu, ditambah dengan lingkungan keluarga yang taat dan fanatik terhadap agama serta memiliki semangat juang yang tinggi untuk menegakkan kebenaran dan menyebarkan agama Allah.

Selengkapnya ...


Haul Almaghfurlah KH. Achmad Masduqi Machfudh & Almaghfurlaha Nyai Chasinah Chamzawi

Haul ke-5 KH. Achmad Masduqi Machfudh dan Haul ke-4 Nyai Chasinah Chamzawi akan dilaksanakan pada

Hari, tanggal

Ahad, 16 Desember 2018

Waktu

07.30 WIB

Tempat

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda
Jl. Kol Soegiono Gang 3B No. 103 Mergosono

View Larger Map

Yayasan Kyai Masduqi


Haul Abah KH Achmad Masduqi Machfudh & Tahlilan 40 hari Umi Hj. Chasinah

Hadirilah Haul Abah KH Achmad Masduqi Machfudh dan 40 hari wafatnya Umi Hj. Chasinah pada

Waktu

Sabtu, 9 Jumadil Awwal 1436H/28 Februari 2015
19.15 WIB (Ba'da Isya) - selesai

Lokasi

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Nurul Huda
Jl. Kol. Soegiono IIIB 103, Mergosono
Malang 65134

View Larger Map

Agenda

  • Yasin & Tahlilan
  • Temu Alumni PPSS Nurul Huda

Kontak

  • M. Taqiyuddin al-Kaff: 0856-4646-7366
  • Gus Rozin: 0857-5568-7559

Suara Kentut dari Kemaluan, Membatalkan Wudlukah?

Pertanyaan

Assalamualaikum,
Mohon maaf sebelumnya bila agak kurang sopan, tetapi hal ini agak mengganggu saya dan membuat ibadah saya ragu-ragu. Saya sering mengeluarkan suara seperti kentut tetapi dari kemaluan saya, ada yang menyebutnya (maaf) kentut vagina. apakah hal itu membatalkan wudlu atau shalat?

Ummu Fulanah di Blimbing Malang

Selengkapnya ...


Kapankah kita berpuasa Arafah?

Kontroversi tentang ibadah yang harus ditentukan dengan kalender penanggalan hijriyah yang menuntut adanya rukyat, hampir setiap tahun muncul dan diperbincangkan. Pemaknaan suumu liruk yatih dan fain shahida minkum shahra fal yasum tidak hentinya diperdebatkan. Ada yang mengharuskan rukyat dengan didampingi hisab untuk penentuan akurasinya sebagaimana keyakinan ormas Nahdlatul Ulama, ada yang mencukupkan hitungan hisab wujudul hilal seperti ormas Muhammadiyah dan ada yang menggunakan kriteria hisab tetapi dengan menghitung imkan rukyat (kemungkinan bisa dilihat) dengan ketinggian minimal 4 derajat dan jarak bulan dan matahari 6,4 derajat sebagaimana keyakinan ormas Persis.

Selengkapnya ...


KH. Maimoen Zubair: Keistimewaan Lafdzul Jalalah

Lafal Allah adalah lafal yang mengumpulkan semua nama dan sifat yang dikandungnya.

Dzikir ini adalah tujuan utama dan paling puncak.

Selengkapnya ...


Pembangunan

Sebagai layaknya pondok pesantren yang terus berkembang, kami juga terus menerima dengan terbuka sumbangan untuk peningkatan kualitas pendidikan pesantren.

Selengkapnya ...


Jadwal Kajian Ramadlan PPSS Nurul Huda Mergosono Malang 1439 H


Pesantren Kilat Ramadlan 1439 PPSS Nurul Huda Mergosono Malang

Marhaban Ya Ramadhan

Bulan suci telah tiba. Yuk, atur rencana mulia. Jangan sampai Ramadhanmu tahun ini berakhir sia-sia.

Selengkapnya ...


KH. Masduqi Machfudz: Menyingkap Rahasia Qurban

Peristiwa sejarah yang menandai hari raya 'Iedul Adl-ha adalah tugas berat yang dibebankan Allah swt. kepada Nabi Ibrahim as. agar beliau menyembelih puteranya, Nabi Isma'il as.

Selengkapnya ...


K.H. Masduqi Machfudh: Mengapa Kita Harus Melanggengkan Berjamaah

Rasulullah bersabda:

مَنْ حَافَظَ عَلَى الصَّلاَةِ مَعَ اْلجَمَاعَةِ أَعْطَاهُ اللّهُ خَمْسَ خِصَالٍ : لَمْ يُصِبْهُ فَقْرًا أَبَدًا, يُرْفَعُ عَنْهُ عَذَابُ الْقَبْرِِ, أَمِنَ مِنْ أَهْوَالِ يَومِ الْقِيَامَةِ, يُعْطَى كِتَابُهُ بِيَمِيْنِهِ, يَمُرُّ عَلَى الصِّرَاطِ كَالْبَرْقِ اْلخَاطِفِ

Barangsiapa yang selalu menjaga solatnya dengan berjamaah, maka Allah akan memberinya lima hal: tidak pernah terkena kefakiran selamanya, dihapuskan siksa kubur darinya, selamat dari kesusahan pada hari kiamat, diberikan buku catatan amalnya dengan tangan kanan, dan berjalan di atas titian 'shirat' secepat kilat yang menyambar.

Selengkapnya ...


KH. Masduqi Machfudh: Niat Ingsun Mekso Awak

KH Masduqi Machfudh menelaah Kitab Arbain fi Ushuliddin karya Imam Ghazali

Suatu waktu Abah Kyai Masduqi tindakan ke Surabaya untuk memenuhi undangan sebuah pertemuan dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur. Setelah selesai dari pertemuan tersebut, beliau dijemput oleh panitia pembangunan masjid di sebuah perumahan Surabaya. Dijemput untuk berkenan memberikan pengarahan, mauidhoh, dan doa restu.

Selengkapnya ...


Diskusi Buku: Kiai Masduqi Menjawab (Gratis!)

Gratis! Hadirilah Diskusi Buku: Kiai Masduqi Menjawab dengan tema

Mengambil Ibroh dari Ibaroh kitab-kitab Mu'tabaroh

Selengkapnya ...


Khitanan Massal 2018

Selengkapnya ...


Haflah Akhirissanah dan Pengajian Umum: Niat, Tekad, Tirakat

Hadirilah acara Haflah Akhirissanah dan Pengajian Umum Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyyah Nurul Huda Mergosono Malang dengan tema:

Niat, Tekad, Tirakat

Selengkapnya ...


Biografi singkat

Selengkapnya ...


KH. Abdul Matin: Berkah Kecintaan pada Ilmu

KH. Abdul Matin
Pengasuh Pesantren Sunan Bejagung Tuban

Kecintaan pada ilmu tidak akan meninggalkan kesia-siaan. Tersebutlah ulama Damaskus Ahmad Hawari, ulama yang hampir seluruh waktunya diisi dengan hidmah pada ilmu, taqarrub dan menolong sesama.

Selengkapnya ...


Melepaskan Diri dari Ketergantungan pada Manusia

Imam Ibrahim Ibn Adham, sebagaimana dikutip dalam tafsir Qurtuby menyatakan:

"menyampaikan atau menggantungkan hajat kita pada manusia adalah hijab antara manusia dengan Tuhannya, karena itu gantungkanlah hajatmu pada penguasa manfaat dan bahaya."

Selengkapnya ...


Batas Dagu Wanita yang Harus Ditutup Saat Shalat

Deskripsi Masalah

Fenomena salah kaprah yang banyak terjadi di kalangan Umat Islam seringkali kurang mendapat perhatian tentang status hukumnya, entah disebabkan faktor pelakunya, karena sudut pandang yang berbeda dalam menyikapinya, atau bahkan subtansi masalah tergolong perkara yang samar di kalangan masyarakat umum (ma yakhfa ala 'al-'awam). Di antaranya adalah masalah bagian wajah yang wajib tertutup oleh mukena saat wanita melaksanakan sholat. Realitanya banyak desain mukena tidak bisa menutup bagian bawah dagu wanita.

Pertanyaan

Sebenarnya wajibkah wanita menutup bagian bawah dagu ketika melaksanakan shalat?

Selengkapnya ...


Wudhu Penyandang Disabilitas

Deskripsi Masalah

Di antara penyandang disabilitas terdapat orang yang tangan atau kakinya diamputasi namun kemudian disambung dengan tangan atau kaki palsu. Kondisi di atas menimbulkan problem tersendiri ketika berwudhu, apalagi jika tempat wudhu atau akses jalanke tempat wudhu cukup sulit dilewati. Dalam kondisi seperti ini, penyandang disabilitas berharap ada solusi dari agama untuk dirinya agar tetap dapat melaksanakan ibadah secara mudah tanpa sisa beban taklif yang harus ditanggung.

Pertanyaan

Mengingat bongkar pasang tangan/kaki palsu terkadang cukup sulit bagi penyandang disabilitas dan juga tempat wudhu yang tidak ramah bagi mereka, apakah hukum membasuh tangan/kaki palsu dapat disamakan hukum membasuh dengan jabirah, atau khuf khusus untuk kaki palsu?

Selengkapnya ...


Hukum Bitcoin

Deskripsi Masalah

Era digital yang terus berkembang memungkinkan masyarakat modern melakukan transaksi tanpa susah-susah membawa uang tunai, cukup dengan kartu ATM atau e-money, seseorang bisa berbelanja aneka keperluan. Bahkan sekarang telah ditemukan program uang digital yang disebut Bitcoin, dimana pada awalnya hanya bisa didapatkan dengan cara "menambang" sehingga tidak bisa mudah didapatkan, bahkan dalam satu hari hanya bisa dihasilkan enam Bitcoin saja. Pada kurun waktu tertentu Bitcoin sudah tidak bisa ditambang lagi dan menurut informasi yang beredar, pada akhirnya Bitcoin hanya mencapai 21 juta.

Saat pertama kali muncul, Bitcoin sangat tidak berharga, bahkan transaksi pertama kali yang terjadi menggunakan bitcoin, satu pizza ditukar dengan 10 ribu Bitcoin. Namun karena kepercayaan masyarakat akan keamanan Bitcoin semakin meninggi, harganya terus meningkat dari hari ke hari, selaras dengan semakin langkanya Bitcoin yang bisa ditambang. Dalam beberapa waktu lalu, tercatat pada 24 Desember 2017, harga satu Bitcoin mencapai Rp. 170.000.000.

Sistem transaksi Bitcoin sebenarnya hampir sama dengan transaksi pada umumnya, dimana pemilik akun dompet Bitcoin yang disebut Wallet, bisa menampung kiriman Bitcoin dari akun lain sebagai pembayaran dari transaksi yang dilakukan baik dalam dunia nyata atau maya. Namun biasanya, transaksi yang paling digeluti oleh pemilik Bitcoin adalah dengan melemparnya di pasar global layaknya bursa saham. Dalam masalah yang kedua ini, dibutuhkan keahlian dalam menganalisa naik turunnya harga Bitcoin. Sebab jika analisa yang dilakukan bagus dan cemerlang, pelepasan Bitcoin di pasar global bisa menghasilkan harga yang sangat fantastis, dari modal RP 30.000.000, dalam hitungan jam bisa berkembang menjadi Rp 90.000.000. Namun demikian, karena dibutuhkannya analisa yang bagus, maka tidak jarang, pelaku transaksi meski sudah ahli sekalipun, dapat mengalami kerugian yang berlipat ganda akibat meleset dalam menganalisa kenaikan harga Bitcoin.

Selengkapnya ...


Uang Elektronik

Deskripsi Masalah

Uang Elektronik menurut Bank Central Eropa adalah penyimpanan nilai uang secara elektronik pada perangkat teknis yang dapat digunakan secara luas untuk melakukan pembayaran ke pihak lain. Perangkat bertindak sebagai instrumen pembawa uang prabayar yang tidak harus melibatkan rekening bank dalam transaksi.

Produk Uang Elektronik menurut Bank Indonesia membaginya sebagai produk berbasis chip dan berbasis server. Untuk produk berbasis chip, daya beli berada di perangkat fisik seperti kartu chip atau sitker dengan fitur keamanan berbasis perangkat keras. Nilai uang biasanya ditransfer melalui pembaca perangkat yang tidak memerlukan konektivitas jaringan real-time ke server. Sementara produk yang berbasis server umumnya hanya berfungsi di perangkat pribadi seperti komputer, tablet atau ponsel pintar. Untuk transfer nilai uang, perangkat perlu tersambung melalui jaringan internet dengan server yang mengontrol penggunaan daya beli.

Untuk meningkatkan penggunaan uang Elektronik ini, Bank Indonesia memiliki program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Program ini mulai digencarkan dalam berbagai kebijakan, salah satunya aturan 100% non tunai pada transaksi di gerbang tol.

Pertanyaan

Apa status Uang Elektronik baik yang berbasis Chip atau Server menurut Fiqh?

Selengkapnya ...